Meski saat ini jadi andalan Qualcomm, siklus Snapdragon 810 sepertinya tak akan lama. Karena beredar kabar Qualcomm tengah menyiapkan penerusnya dengan sebutan Snapdragon 818. Kelebihan calon prosesor anyar Qualcomm ini terletak pada teknologinya yang sudah 10 core!
Bila benar, artinya Qualcomm secara tidak langsung telah mengikuti MediaTek yang sudah lebih dulu mengumumkannya. Perusahaan asal Taiwan ini menamai prosesor deca (10) core pertamanya dengan sebutann Helio X20.
Qualcomm juga mengimplementasikan teknologi big.LITLE pada Snapdragon 818. Namun konfigurasinya terbilang unik, bila prosesor octa core biasanya terdiri dari empat core untuk menangani beban ringan, dan empat core lainnya untuk beban berat, maka deca core punya tambahan dua core lagi. Tugasnya adalah untuk menangani beban menengah.
Jadi kalau bisa diibaratkan, prosesor deca core punya formasi inti 4-2-4. Empat core untuk beban ringan, dua core untuk beban menengah, dan empat core lagi untuk beban berat.
Adapun alasan beban menengah hanya ditangani dua core, karena biasanya sebuah ponsel lebih banyak menangani beban ringan seperti menjalankan aplikasi pesan instan atau media sosial, atau malah beban berat sekaligus seperti bermain game dalam penggunaan keseharian.
Informasi lainnya soal Snapdragon 818 adalah penggunaan chip grafis terbaru. kabarnya prosesor ini bakal dibekali chip grafis Adreno 532. Selain itu Snapdragon 818 juga sudah mendukung penggunaan RAM jenis LPDDR4, dan mampu menangani kecepatan seluler 4G LTE Cat-10.
Sayang belum ada informasi lanjutan soal waktu rilis prosesor yang menggunakan pabrikasi 20 nm itu. Namun kabar yang beredar menyebut Qualcomm akan meluncurkannya pada sekitar kuartal IV tahun 2015 ini, mengingat popularitas Snapdragon 810 yang tengah menurun.